tema merupakan watak tertentu yang tergambar dalam lagu. Sedangkan judul lagu merupakan titik perhatian dari karya itu. ada banyak sekali hal yang bisa dijadikan tema lagu. keindahan alam menjadi inspirasi yang tak habis-habis. Contohnya adalah seperti lagu 'Ande-Ande Lumut' yang menceritakan tentang seorang laki-laki yang hendak memiliki calon istri.
B. Mendahulukan Syair
Bagi yang belum terbiasa dan tidak begitu mengerti dasar-dasar teori musik, akan lebih mudah membuat lagu jika diawali dengan membuat syairnya. Untuk memperoleh melodi yang selaras dengan syair, kamu perlu mengetahui letak tesis (tekanan keras) dan arsis (tekanan lemah) dalam baris tersebut.
C. Membuat Motif dan Frase Musik
Untuk membuat melodi yang dapat terdengar manis, dapat diusahakan berbagai cara. di antaranya dengan penggunaan motif dan frase. Dalam musik, motif merupakan rangkaian dari 3 buah nada atau lebih yang telah mampu mengekspresikan suatu perasaan musikal. Sedangkan frase diartikan sebagai rangkaian dari beberapa motif melodi yang membentuk hubungan secara fungsional.
- Pembentukan Frase Lagu
- Frase Beraturan
- Frase Tidak Beraturan
- Frase Sejajar Beraturan
2. Pengembangan Frase Lagu
- Teknik Repetisi
- Teknik Variasi
- Teknik Kontras
D. Mengubah Melodi
Dalam pembuatan lagusering dibutuhkan keterampilan untuk menyempitkan ataupun mengembangkan melodi. menyempitkan melodi dapat dilakukan dengan 2 cara. pertama, memadukam beberapa not yang memungkinkan. Kedua, menyusunnya secara melismatis.
E. Membentuk Lagu
Dari segi pembuatannya, lagu memiliki bentuk. Bentuk lagu berupa klausa-klausa. Bentuk lagu ini oleh orang awam bisanya disamakan dengan bait. Namun, sebenarnya bentuk lagu ini terkait dengan melodi, bukan teks.
F. Melodi Selingan
Saat mengaransemen sebuah lagu, kita dapat mewariskan tampilan lagu tersebut. Agar lebih indah, lagu asli bisa kita ulang dan diberi tambahan melodi selingan. Prelude/introduksi merupakan melodi selingan yang dimainkan pada awal sebelum memasuki lagu. Interlude merupakan melodi selingan yang dimainkan sesudah bait terakhir menuju ulangan lagu. Postlude/coda merupakan melodi selingan untuk mengakhiri sebuah lagu.
G. Menentukan instrumen pengiring
Instrumen musik daerah di Indonesia sebagian besar merupakan alat musik akustik, yakni non-elektrik dan bunyinya berasal dari rongga di instrumen tersebut. Bahan pembuatannya biasanya berasal dari alam seperti kayu, bambu, kulit binatang. Dengan beragam bentuk dan bahan tersebut, warna suara (timbre) yang dihasilkan berbeda-beda.

3 komentar:
hey follow blogku punyamu uda tak follow
udah tak follow
Studio Rekaman Oktaf Music Pro menyediakan jasa pembuatan lagu, mixing, aransemen, video klip, dan photography. Kunjungi www.oktafmusicpro.com
Posting Komentar